Penasaran Dengan Proses Pembuatan Tas Seminar? Ini Dia Tahapannya

Semakin berkembangnya zaman kebutuhan akan barang juga semakin meningkat. Salah satunya adalah kebutuhan akan tas seminar. Pasalnya, pada saat ini tas tidak hanya dimanfaatkan untuk memudahkan dalam membawa barang-barang saja.

Namun juga banyak dimanfaatkan oleh para instansi-instansi yang akan menyelenggarakan acara seminar untuk dijadikannya sebagai souvenir acara seminar. Menggunakan tas seminar sebagai produk souvenir untuk acara merupakan pilihan yang tepat.

Karena tas merupakan barang yang sangat lekat pada kehidupan sehari-hari setiap orang. Seperti hal-hal yang kecil pun terkadang tak lepas dari yang namanya tas. Seperti sekolah, berbelanja, bekerja, hingga berlibur ke suatu tempat pasti tak lepas dari tas.

Selain hal tersebut, dengan menggunakan tas seminar sebagai Tas Souvenir pada acara seminar juga memiliki keuntungan-keuntungan. Keuntungan tersebut yaitu, dapat menjadi sebuah media untuk promosi brand atau nama instansi Anda. Atau juga dapat menjadi sebuah barang kenang-kenangan tentang acara atau event Anda.

 

Tahap-Tahap Dalam Pembuatan Tas Seminar

Tas Seminar

Terlepas dari keuntungan yang akan Anda dapatkan jika menggunakan tas seminar sebagai souvenir pada acara seminar. Pernahkah Anda berpikir tentang bagaimana tahapan pembuatan tas, yang awal mulanya dari sebuah kain hingga menjadi sebuah tas yang dapat digunakan?

Mengetahui tahapan dan proses dalam pembuatan tas penting untuk Anda. Karena selain dapat menambah wawasan Anda, juga bermanfaat untuk mengetahui apakah tas yang Anda pesan benar-benar berkualitas dan sesuai dengan tahapan produksi tas yang benar atau tidak.

Dan setiap produsen tas tentu memiliki tahapan produksi masing-masing dengan standar yang diterapkan produsen tersebut. Namun pada umumnya proses-prosesnya hampir sama. Ada beberapa tahapan dalam pembuatan tas. Dan setiap tahapan-tahapan tersebut harus dilakukan dengan baik dan benar agar dapat menghasilkan tas yang berkualitas.

Karana model dan jenis tas itu ada bermacam-macam. Seperti tas ransel, tas pouch, tas selempang, dan yang lainnya. Jadi setiap model memiliki cara pembuatan yang berbeda-beda, namun secara keseluruhan memiliki tahapan yang sama.

 

1. Menentukan Model Tas Seminar Apa Yang Akan Dibuat

Tahap pertama tentu saja adalah menentukan model tas mana yang akan dibuat. Alasannya adalah karena model dari tas sangat beragam dan bermacam-macam. Dan setiap model memiliki dampak dan pengaruh yang berbeda-beda terhadap prosesnya,

Seperti bahan yang akan digunakan, cara pembuatannya, tingkat kesulitan, dan yang lainnya. Dalam pemilihan model tergantung dari pesanan yang diterima. Dan jika Anda sebagai customer, Anda dapat memesan model tas seminar sesuai dengan keinginan Anda.

 

2. Menentukan Bahan Yang Akan Digunakan

Tahap kedua adalah tentukan bahan mana yang ingin digunakan dalam pembuatannya. Karena model tas sangat beragam dan tidak semua model tas cocok dengan bahan-bahan tertentu. Maka tentukanlah bahan yang cocok dan tentunya berkualitas agar dapat memaksimalkan fungsi dan proses pembuatannya.

 

3. Membuat Pola Pada Bahan Tas

Tahap ketiga setelah bahan tas sudah ditentukan adalah membuat pola pada bahan tersebut. Pola yang dibuat berbeda-beda mengikuti model yang akan dibuat. Tingkat kesulitan dari pembuatan pola tersebut tergantung terhadap model tas yang akan dibuat. Mulai dari yang simpel hingga yang rumit.

Pada tahap ini mengharuskan untuk lebih teliti lagi, karena jika pola yang dibuat tidak simetris maka hasilnya tidak akan maksimal. Namun hal tersebut bukanlah masalah. Karena untuk menghasilkan sesuatu yang bagus membutuhkan usaha yang maksimal.

 

4. Tahap Pemotongan Pada Pola

Tahap keempat adalah memotong pola-pola yang sudah dibuat. Pada tahap ini diharuskan untuk melakukannya dengan hati-hati. Karena jika potongan pola tidak rapi dan tidak simetris maka dapat berpengaruh terhadap bentuk yang akan dihasilkan nantinya.

Alat yang digunakan untuk memotong pola tas dapat disesuaikan dengan kebutuhannya, dapat menggunakan alat potong biasa seperti gunting atau cutter, dll. Namun untuk skala pabrik tas biasanya menggunakan alat cutting yang lebih canggih.

 

5. Tahap Menjahit

Tahap selanjutnya setelah bahan sudah terpotong adalah melakukan penyatuan pada potongan bahan tersebut. Proses penyatuan potongan bahan tersebut menggunakan teknik menjahit. Tingkat kesulitan dari tahap menjahit ini bergantung kepada model tas yang akan dibuat, semakin sulit modelnya semakin sulit pula menjahitnya.

Dan dalam proses ini dibutuhkan ketelitian dan kesabaran. Karena untuk menghasilkan tas yang berkualitas membutuhkan usaha yang lebih. Terutama yang menggunakan alat jahit manual. Namun untuk produksi yang dilakukan di pabrik-pabrik tertentu sudah menggunakan mesin yang lebih canggih sehingga proses pembuatannya akan lebih mudah dan cepat.

 

6. Tahap Finishing

Setelah potongan-potongan kain tas sudah selesai dijahit. Tahap selanjutnya adalah melakukan finishing atau proses penyempurnaan pada produk tas. Pada tahap ini penting untuk dilakukan agar dapat menghasilkan produk tas yang lebih sempurna.

Ada beberapa hal yang dilakukan pada tahap ini. Seperti pemasangan resleting tas, pemasangan tali pada tas, menambahkan aksesoris, hingga memberi warna pada tas. Biasanya setelah tahap finishing ini sudah dilakukan akan memberikan nilai tambah pada produk tersebut.

 

7. Quality Control

Tahap terakhir adalah melakukan Quality Control pada produk tas yang sudah jadi. Pengertian Quality Control adalah melakukan pengecekan ulang kualitas dari suatu produk. Ada beberapa manfaat dari melakukan Quality Control pada suatu produk.

Yang pertama untuk memastikan apakah produk tas sudah siap dikirimkan ke pelanggan atau belum dengan tidak ada kecacatan sedikit pun pada tas. Kedua untuk mengetahui apakah produk tas sudah aman atau belum. Yang ketiga untuk memastikan tas dapat digunakan dengan fungsi yang semestinya atau belum.

 

Model-model Tas Seminar Yang Sering Diproduksi Di Pabrik Tas Seminar

Dengan perkembangan zaman yang diikuti oleh berkembangnya dunia fashion pada saat ini. Pabrik tas seminar juga terus mengembangkan model-model tas seminar dan mengikuti trend fashion yang ada. Karena jika biasanya model tas seminar yang ditawarkan hanya itu-itu saja, kini model tas yang ditawarkan sudah beragam.

Model dari tas seminar yang akan dipesan oleh customer juga menyesuaikan sesuai dengan konsep seminar yang akan diselenggarakan. Nah, berikut ini adalah beberapa model tas seminar yang cukup sering diproduksi di pabrik tas seminar :

 

1. Tas Seminar Ransel

Tas Seminar

Tas ransel atau juga sering disebut dengan backpack ini merupakan tas yang paling umum dan paling sering ditemui di banyak tempat. Mulai dari kalangan pelajar hingga yang sudah bekerja banyak yang meminati tas ransel ini untuk memudahkannya dalam membawa barang-barangnya.

Tas ransel banyak diminati oleh orang-orang karena ukurannya tidak terlalu besar dan dapat menampung banyak barang, sehingga pas untuk dibawa ke mana-mana. Tas ransel juga memiliki model dan jenis yang beragam. Salah satunya adalah tas ransel yang dilengkapi dengan kantong atau sekat-sekat untuk menyimpan laptop agar tidak tercampur dengan barang yang lain.

 

2. Tas Seminar Totebag

Tas Seminar

Tas dengan bentuk yang kecil dan simple ini merupakan tas yang sedang trend akhir-akhir ini oleh para anak muda. Alasan kenapa tas ini trend akhir-akhir ini adalah karena bentuknya yang simple yaitu hanya memiliki satu kantong saja dan penggunaannya yang tidak ribet.

Tas ini juga memiliki harga yang cukup terjangkau karena pembuatannya yang mudah dan bahannya mudah untuk ditemukan. Bahan untuk dalam pembuatan tas ini biasanya adalah dari kain kanvas dan kain blacu. tas ini sangat cocok digunakan saat nongkrong maupun hanya sekadar jalan-jalan, dengan bentuknya yang simpel dapat memberikan Anda kesan yang santai dan kasual.

 

3. Tas Selempang

Tas selempang atau juga biasa dikenal dengan slingbag ini merupakan tas yang juga cukup sering diproduksi di pabrik tas seminar. Slingbag ini memiliki ciri khas yang mudah dibedakan dari tas jenis yang lain, yaitu terletak pada talinya. Tali pada tas selempang ini hanya menggunakan satu tali saja yang dapat dipanjangkan maupun dipendekkan sesuai selera.

Ukuran dari tas ini tidak terlalu besar. Maka dari itu, tas ini sangat cocok digunakan bagi Anda yang suka pergi ke suatu tempat namun membawa barang-barang yang seperlunya. Seperti handphone, dompet, obat-obat pribadi, dan yang lainnya.

 

4. Tas Serut

Tas selanjutnya adalah tas serut, tas ini juga sering dikenal dengan nama drawstring bag. Tak hanya sling bag, tas ini juga memiliki ciri khas yang mudah untuk dibedakan dari tas yang lain, yaitu pada tali nya.

Tas ini terbuat dari tali pada sisi kiri dan kanannya. Dan tali tersebut digunakan selain untuk membawa tas ini, namun juga digunakan untuk menutup tas ini. Jika model tas yang biasanya menggunakan resleting sebagai penutup tas, drawstring bag ini menggunakan tali tersebut untuk menutup tas.

Cara penggunaannya adalah serut tali untuk menutup tas dan longgarkan tali untuk membuka tas. Tas ini sangat ringan untuk dibawa dan praktis dalam penggunaannya. Sehingga sangat cocok untuk dibawa ke mana-mana.

Tinggalkan komentar

Saya siap membantu anda untuk Tanya, Penawaran, Atau Pemesanan Tas. Silahkan hubungi Customer Services kami dibawah ini :

Chat with us on WhatsApp